Wednesday, October 12, 2016

Nikah Membuka Pintu Rizky || Ayoo...Nikah !

Foto by Google

Ngecapraknews.com Banyak yang sudah membuktikan bahwa dengan menikah akan terbuka pintu rezeki. Awalnya cuma hidup pas-pasan dengan gaji pas-pasan dan hidup di rumah kontrakan yang sempit serta makan yang pas-pasan. Ternyata Allah beri kelapangan setelah kesempitan. Karena Allah menolong setiap orang yang menikah yang ingin menjaga kesucian dirinya.
Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
ثَلَاثَةٌ كُلُّهُمْ حَقٌّ عَلَى اللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ عَوْنُهُ الْمُجَاهِدُ فِي سَبِيلِ اللَّهِ وَالنَّاكِحُ الَّذِي يُرِيدُ الْعَفَافَ وَالْمُكَاتَبُ الَّذِي يُرِيدُ الْأَدَاءَ “Ada tiga orang yang akan mendapatkan pertolongan Allah: (1) orang yang berjihad di jalan Allah, (2) orang yang menikah demi menjaga kesucian dirinya, (3) budak mukatab yang ingin membebaskan dirinya.” (HR. An-Nasa’i, no. 3218; Tirmidzi, no. 1655; Ibnu Majah, no. 2518. Al-Hafizh Abu Thahir mengatakan bahwa sanad hadits ini hasan). Apalagi rezekinya dijamin pula oleh Allah jika ia rajin menafkahi istri dan anaknya.
Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, ia berkata bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
مَا مِنْ يَوْمٍ يُصْبِحُ الْعِبَادُ فِيهِ إِلاَّ مَلَكَانِ يَنْزِلاَنِ فَيَقُولُ أَحَدُهُمَا اللَّهُمَّ أَعْطِ مُنْفِقًا خَلَفًا ، وَيَقُولُ الآخَرُ اللَّهُمَّ أَعْطِ مُمْسِكًا تَلَفًا “Ketika hamba berada di setiap pagi, ada dua malaikat yang turun dan berdoa, “Ya Allah berikanlah ganti pada yang gemar berinfak (rajin memberi nafkah pada keluarga).” Malaikat yang lain berdoa, “Ya Allah, berikanlah kebangkrutan bagi yang enggan bersedekah (memberi nafkah).” (HR. Bukhari, no. 1442; Muslim, no. 1010)
Ibnu Batthol menyebutkan bahwa yang dimaksud adalah mengeluarkan infak yang wajib seperti nafkah untuk keluarga dan nafkah untuk menjalin hubungan kekerabatan (silaturahim)..Berarti siapa yang beri nafkah pada keluarga, pada kerabat, dan rajin pula mengeluarkan sedekah sunnah, maka malaikat akan mendoakan supaya orang tersebut mendapatkan ganti. Hal ini serupa seperti yang disebutkan dalam ayat Al Qur’an,
قُلْ إِنَّ رَبِّي يَبْسُطُ الرِّزْقَ لِمَنْ يَشَاءُ مِنْ عِبَادِهِ وَيَقْدِرُ لَهُ وَمَا أَنْفَقْتُمْ مِنْ شَيْءٍ فَهُوَ يُخْلِفُهُ وَهُوَ خَيْرُ الرَّازِقِينَ “Katakanlah: “Sesungguhnya Tuhanku melapangkan rezki bagi siapa yang dikehendaki-Nya di antara hamba-hamba-Nya dan menyempitkan bagi (siapa yang dikehendaki-Nya).” Dan barang apa saja yang kamu nafkahkan, maka Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rezki yang sebaik-baiknya.” (QS. Saba’: 39). Maksud ayat, siapa saja yang mengeluarkan nafkah dalam ketaatan pada Allah, maka akan diberi ganti.

Dalam hadits qudsi dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
قَالَ اللَّهُ تَبَارَكَ وَتَعَالَى يَا ابْنَ آدَمَ أَنْفِقْ أُنْفِقْ عَلَيْكَ “Allah Tabaraka wa Ta’ala berfirman: Wahai anak Adam, berinfaklah, Allah akan mengganti infakmu.” (HR. Bukhari, no. 4684; Muslim, no. 993)
Sebagaimana disebutkan oleh Imam Nawawi rahimahullah ketika menjelaskan hadits doa malaikat di atas, “Para ulama menyatakan bahwa infak yang dimaksud adalah infak dalam ketaatan, infak untuk menunjukkan akhlak yang mulia, infak pada keluarga, infak pada orang-orang yang lemah, serta lainnya. Selama infak tersebut tidaklah berlebihan, alias boros.” (Syarh Shahih Muslim, 7: 87)
Semoga Allah memberi keberkahan dalam pernikahan. 

Friday, July 1, 2016

Kembali ke-ujung dunia meraih mimpi || Perjalanan si-Anak Rantau (Cee AnakDewa)

Kembali ke-ujung dunia meraih mimpi
Foto : cee anakdewa
     Kemanapun sang elang jauh terbang tinggi pasti ia akan kembali kesarangnya, sejauh apapun manusia pergi jauh merantau pastilah akan pulang ke-tanah kelahiran, Tanah kelahiran merupakan centre dari kehidupan seseorang biasanya tanah kelahiran adalah tempat yang sangat sulit untuk dilupakan bahkan akan terkenang kemanapun kita akan pergi,
    Jika seseorang ingin membuktikan ujungnya dunia maka penulis berpendapat ujung dunia adalah tanah kelahiran/kampong halaman dimana tempat kita dibesarkan dan dididik sedari keluar dari rahim ibu, karena sejauh apapun astronot meluncurkan roketnya keangkasa pastilah ia akan kembali kerumahnya/kampong halamnya, begitupun sang anak dewa seseorang berkewarga negaraan Indonesia yang pergi jauh merantau kesuatu Negara maju di benua asia dengan membawa sejuta mimpi dan seribu harapan untuk masa depannya.
Foto : Kompor
  Cee Anakdewa merupakan seseorang dari jutaan orang yang bekerja dikorea selatan yang merasakan asam, manis, pahit, bahkan hambar dalam kehidupan dinegri gingseng, jika para pembaca pernah bekerja dikorea selatan (non tenaga professional) pasti bisa menggambarkan/membayangkan bagaimana kehidupan diKorea Selatan.
                Pabrik tepung,,,,,yahh itulah pabrik dimana c anak dewa bekerja sebuah pabrik yang memproduksi tepung kimia untuk bahan berbagai macam bahan elektronik, Kerja 15 jam sehari dan tidak ada libur mingguan maupun bulanan terpaksa dijalani c anak dewa, keluh kesah terpaksa disimpan rapat-rapat demi senyum ibunda tercintanya dirumah, “suatu ketika aku pernah merasakan putus asa dalam menjalani pekerjaan karena berbagai factor yang membuatku tidak nyaman, entah itu ora-orang korea yang kurang cocok dengan saya ataupun pekerjaan yang menguras tenaga dan kurangnya istirahat, sempat setres dengan kondisi seperti ini sampai dibawa kerumah sakit karena kelelahan dalam bekerja, tetapi aku lalui dengan sabar dengan suntikan semangat dari teman-teman the KOMPOR Community yang berada diKorea Selatan” terang c anak dewa dalam pertemuannya terakhir dikorea selatan dengan penulis
Foto : Kompor
      Faktor utama yang membuatnya tetap bertahan dan semangat tentunya ibunda tercintanya karena c anak dewa merupakan sosok yang dekat dengan sosok ibu, kini 5 tahun sudah berlalu ia jalani hari-harinya dikorea selatan, waktunya ia pulang kembali keujung dunia ke kampong halaman dengan membawa sejuta senyum gembira dalam jiwa,
                Bersama teman-temannya Cee anak dewa menghabiskan hari-hari terakhirnya dikorea selatan, terlihat begitu gembira dan sumringan terpancar dari raut wajah Cee Anakdewa menggambarkan ,siap untuk menyambut dan membangun masa depan dinegri sendiri.

Selamat jalan kawan, selamat jalan teman semoga selamat sampai tanah air indonesia, suksesmu dinegri orang bukanlah apa-apa tapi suksesmu dinegri sendiri merupakan pencapaian yang akan segera engkau wujudkan || Tetap semangat kawan, tetap optimis teman, masa depan cerah menyambut kehadiranmu, kini Indonesia akan menyambut hadirmu dengan senyum bangga

Untuk melihat Vidio moment bersama Cee anakdewa klik pada tulisan dibawah

Friday, June 10, 2016

Arti Nama Dalam Bahasa Jawa Bag 7

Arti Nama Dalam Bahasa Jawa Bag 7


Widya atau Vidya berarti kebijaksanaan. Nama ini biasa dipakai dalam lingkungan pendidikan, seperti Widya Tama dan Widya Mandala

Aruna berarti fajar atau warna merah, karena fajar biasanya berupa semburat merah di langit. Nama ini bisa digunakan untuk anak laki-laki atau perempuan.

Nama Bima berarti dahsyat, ganas, atau mengerikan. Salah satu tokoh wayang bernama Bima karena kedahsyatan kekuatannya.
 Wimala berarti suci atau tak bernoda. Nama ini lebih sering dipakai untuk anak perempuan.

Widya atau Vidya berarti kebijaksanaan. Nama ini biasa dipakai dalam lingkungan pendidikan, seperti Widya Tama dan Widya Mandala.


Wimala berarti suci atau tak bernoda. Nama ini lebih sering dipakai untuk anak perempuan.

Thursday, June 9, 2016

Arti Nama Dalam Bahasa Jawa Bag 6

Arti Nama Dalam Bahasa Jawa Bag 6

Sundari berarti cantik atau manis. Nama ini biasa dipakai anak perempuan. 

Narayana berarti anak manusia. Nama ini juga menjadi julukan bagi Dewa Wisnu dan Krisna dalam mitologi India.

Saraswati atau Sarasvati berarti aliran atau yang mengalir. Nama ini awalnya merupakan nama sebuah sungai di India, kemudian dikenal juga sebagai nama dewi ilmu pengetahuan dan seni.

Sudarsana berarti indah atau baik dipandang. Nama ini menyiratkan optimisme dan masa depan yang baik. Sudarsana juga merupakan nama salah satu senjata pamungkas Dewa Wisnu.

Prabu berarti tuan atau pangeran. Di masa lalu, nama Prabu sering menjadi gelar untuk raja atau penguasa daerah. Misalnya Prabu Siliwangi dari Kerajaan Pajajaran.



Arti Nama Dalam Bahasa Jawa Bag 5

Yuda atau Yudha berarti perang atau pertempuran. Nama Yuda sering digunakan di lingkungan militer, misalnya Jaya Yudha atau Cakra Yudha.

Mahesa berarti tuan besar atau penguasa besar, berasal dari kata Maha dan Isa. Nama ini adalah salah satu dari nama Dewa Siwa. Dalam cerita wayang, terdapat juga raja kerbau yang bernama Mahesa.

Kemala atau Kamala (kadang juga ditulis Keumala, khususnya di Aceh) berarti teratai berwarna kemerahan. Dalam tradisi spiritual Timur, kemala adalah lambang kesempurnaan sehingga menjadi singgasana para dewa dewi dan buddha.

Apsari atau Hapsari berarti bidadari. Dalam cerita-cerita zaman dahulu kala, Apsari biasanya digambarkan sebagai para makhluk cantik yang berterbangan di kahyangan dengan selendang.

Budi atau Budhi berarti akal, pikiran, atau kecerdasan. Nama ini berhubungan dengan kata Buddha yang berarti pikiran yang tercerahkan.

Dana atau Dhana berarti kaya, kekayaan, atau uang. Nama ini sering dipakai dalam dunia ekonomi dan perbankan.





Arti Nama Dalam Bahasa Jawa Bag 4

Arti Nama Dalam Bahasa Jawa Bag 4


Ganesa atau Ganesha (dibaca Ganesya) berarti penguasa banyak hal, banyak elemen, atau banyak pasukan, berasal dari kata Gana dan Isa. Ganesa dikenal sebagai dewa ilmu pengetahuan dan penghalaurintangan yang berkepala gajah.


Genta atau Ganta berarti lonceng. Nama ini bisa disandingkan dengan kata lain, semisal Genta Teruna.

Pertiwi atau Pratiwi berarti bumi. Istilah Ibu Pertiwi berarti Ibu Bumi, atau Dewi Bumi yang menumbuhkan segala jenis tanaman.

Atma berarti jiwa. Nama ini biasanya dirangkai dengan kata lain, seperti Atmawirya dan Atmadireja.


Wednesday, June 8, 2016

Arti Nama Dalam Bahasa Jawa Bag 3

Arti Nama Dalam Bahsa Jawa Bag 3


Adi berarti yang pertama, utama, atau paling besar. Nama ini biasanya diberikan pada anak pertama. Nama adi juga bisa disandingkan dengan kata lain, seperti Adi Karya yang berarti karya terbesar. 

Santi atau Shanti (dibaca Syanti) berarti damai. Varian nama ini adalah Santika atau Shantika (kadang juga ditulis Cantika), yang bermakna doa untuk kedamaian. 

Santi atau Shanti (dibaca Syanti) berarti damai. Varian nama ini adalah Santika atau Shantika (kadang juga ditulis Cantika), yang bermakna doa untuk kedamaian. 

Santi atau Shanti (dibaca Syanti) berarti damai. Varian nama ini adalah Santika atau Shantika (kadang juga ditulis Cantika), yang bermakna doa untuk kedamaian. 

Dipta berarti cerah, terang, atau putih. Dipta juga adalah nama lain dari Laksmi, Dewi Kemakmuran dalam mitologi India. Nama Dipta bisa digunakan untuk anak perempuan atau laki-laki



Arti Nama Dalam Bahasa Jawa Bag 2

Arti Nama Dalam Bahasa Jawa Bag 2


Cakra berarti roda. Nama ini biasanya bermakna filosofis mengenai gerak dalam diri, pikiran, maupun semesta

Paramita berarti kesempurnaan. Nama ini mengacu pada puncak keluhuran dari nilai-nilai yang diagungkan manusia. Seperti Pradnya Paramita yang berarti kesempurnaan hikmah

Giri berarti gunung. Nama ini dapat disandingkan dengan kata lain, semisal Giri Tirta yang berarti air pegunungan. 

Ratna berarti permata. Dapat disandingkan dengan kata lain seperti Ratna Sari yang berarti inti permata, dan Ratna Segara yang berarti lautan permata

Indra berarti penguasa atau raja. Indra juga berarti pemilik tetesan, mengacu pada sosok Indra, dewa hujan dan penguasa surga (swargaloka). Nama Indra juga dapat dipadatkan menjadi bentuk lain, seperti Mahendra dari kata Maha Indra dan Ganendra dari kata Gana Indra. Bentuk perempuan dari nama Indra adalah Indri


Arti Nama Dalam Bahasa Jawa Bag1

Arti Nama Dalam Bahasa Jawa


Bayu, atau Vayu, berarti angin. Bayu juga adalah sosok Dewa Angin dalam mitologi India dan Persia

Kirana berarti sinar. Nama Kirana dapat berdiri sendiri, dan dapat juga dipasangkan dengan kata lain. Seperti Surya Kirana yang berarti sinar matahari, dan Candra Kirana yang berarti sinar bulan.

Nirmala berarti bersih atau murni. Nama ini biasanya diberikan pada anak perempuan.

Gita berarti lagu, kidung, atau nyanyian. Gita juga biasa digunakan untuk menyebut Bhagawad Gita (Nyanyian Tuhan), kitab yang berisi ajaran kebijaksanaan.

Kusuma berarti bunga. Nama ini bisa diberikan pada anak laki-laki ataupun perempuan, serta dipasangkan dengan kata lain seperti Kusuma Wardhani atau Kusuma Wardhana.